Tampilkan postingan dengan label TUTORIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TUTORIAL. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Maret 2017

How to fix error 404 not Found in Framworks CodeIgniter



A. PENGERTIAN

CodeIgniter merupakan aplikasi sumber terbuka yang berupa framework PHP dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. 

B. LATAR BELAKANG

Awalnya ketika saya mau mencoba membuat file di controller Framework CI di versi 3.1.3. Ketika saya jalankan dengan browser muncul error 404 Not Found. Saya coba searching di Google, dan saya menemukan cara untuk mengatasi permasalahan tersebut.

C. MAKSUD & TUJUAN

Untuk menyelesaikan permasalahan 404 Not Found CI dan berbagi pengalaman yang atelah saya alami

D. ALAT & BAHAN
  • Laptop
  • Referensi
  • Framworks CI

E. LANGKAH PENYELESAIAN

Kenapa Not Found?
Mudah saja karena masalahnya terletak di penamaan class controller. Kita tahu bahwa pada CodeIgniter versi sebelumnya ketika kita membuat class sebuah controller , nama awal file (contoh: belajar.php) berhuruf kecil, dan nama class-nya harus berawalan huruf besar (contoh: class Belajar extends CI_Controller {...}).

Karena kita sudah terbiasa dengan versi sebelumnya bahwa menamai file class controller nya memakai huruf kecil di awal dan nama class-nya memakai huruf besar diawal. Bedanya versi CodeIgniter yang terbaru ini adalah pattern penamaan file class controller -nya harus besar diawal dan nama class nya juga besar atau juga bisa kecil . Dan pemanggilan class mungkin di routes.php dengan huruf kecil semua (contoh: $route['default_controller']='belajar';).

Jadi kenapa? Ya karen CI ini tidak bisa memanggil class tersebut karena nama huruf file class controller awal-nya kecil atau bisa di bilang class yang dipanggil tidak ada. Jadi CI ini menemukan class yang dipanggil dan akhirnya tidak terindex oleh terindex makanya jadi Not FOund.


Gimana Solusinya?
Sesuai yang diatas, rubah semua file class nama controller -nya menjadi besar diawal.
 
F. KESIMPULAN

Jadi mungkin karna berbeda versi Penggunaan huruf kapital menjadi berpengaruh pada CI.
  
G. REFERENSI
Read More

How to install Codeigniter in Linux Mint 18.1


Assallamuallaikum wr wb ,.
Halo kawan kawan semua , pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi tentang apa yang telah saya pelajari , yaitu CodeIgniter lebih tepatnya kali ini adalah Instalasi CodeIgneter.

A. PENGERTIAN

Framework adalah kumpulan intruksi-intruksi yang di kumpulkan dalam class dan function-function dengan fungsi masing-masing untuk memudahkan developer dalam pemanggilannya tanpa harus menuliskan syntax program yang sama berulang-ulang. hal ini memiliki kegunaan untuk menghemat waktu dan mencegah penulisan syntax secara berulang-ulang agar tercipta nya source code yang bersih dan terstruktur.
Codeigniter adalah sebuah framework php yang bersifat open source dan menggunakan metode MVC (Model, View, Controller). codeigniter bersifat free alias tidak berbayar jika anda menggunakannya. framework codeigniter di buat dengan tujuan sama seperti framework lainnya yaitu untuk memudahkan developer atau programmer dalam membangun sebuah aplikasi berbasis web tanpa harus membuat nya dari awal.
MVC adalah teknik atau konsep yang memisahkan komponen utama menjadi tiga komponen yaitu model, view dan controller.

B. LATAR BELAKANG

Dalam instalasi Framworls CodeIgniter karna saya ingin mempelajari Framworks CI dan ingin  nantinya digunakan dalam pembuatan suatu program.

C. MAKSUD & TUJUAN

Dalam saya mempelajari Framwoks CodeIgniter ini dan melakukan intalasinya agar tahu dan mengerti instalasi Framworks dan juga bisa menggunakanya nnatinya dalam suatu program.

D. ALAT & BAHAN
  • PC / Laptop
  • Web Browser
  • Terintsall Lamp Server
  • File Framworks CodeIgniter download disini
E. LANGKAH PENGERJAAN

1. Siapkan file zip CodeIgniternya , jika belum punya download di link di atas.

2. Instalasi framworks CI ini sama dengan saat kita melakukan instalasi CMS atau Contentm Management System.

2. Lalu buka terminal kawan kawan dan masuk sebagai super user.


3. Lalu  copy file Framworks CI dari directory awak ke var/www/html.


4. Setela itu  pindah ke directory var/www/html , dengan perintah di bawah ini


5. Gunakan perintah ls untuk mengecek apakah file zip framworks CI sudah ada.


6. Jika sudah ada , lalu unzip file Framworks CodeIgniter dengar perintah unzip.


 7. Lalu rename file CodeIgniter agar lebih mudah di gunkan nantinya.


8. Kemudian beri hak akses file Framworks CodeIgniter tersebut.


9. Setelah itu buka browser kawan kawan dan ketik url localhost/CodeIgniter karna saya tadi mer rename file framwoks CI saya dengan nama CodeIgniter.

F. KESIMPULAN

Dalam intalasi framworks CI ini tidak begitu sulit karna sama dengansaat kita melakukan instalasi CMS.
 
G. REFERENSI
Read More

Rabu, 15 Maret 2017

Membuat crud oop dalam satu file



A. PENGERTIAN

Dalam pemrograman komputer, membuat, membaca, memperbarui dan menghapus [1] (sebagai CRUD akronim) adalah empat fungsi dasar dari penyimpanan persisten. [2] kata alternatif kadang-kadang digunakan ketika mendefinisikan empat fungsi dasar CRUD, mengambil alih-alih membaca, memodifikasi bukan pembaruan, atau menghancurkan bukan delete. CRUD juga kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan konvensi antarmuka pengguna yang memfasilitasi melihat, mencari, dan mengubah informasi; sering menggunakan bentuk berbasis komputer dan laporan.
PHP : Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML.
Pemrograman Berorientasi Objek (Object-Oriented Programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek.


B. LATAR BELAKANG

Membuat CRUD dengan menerpakan konsep oop dan juga membuat CRUD yang tidak banyak memerlukan file , hanya cukup dalam satu file.

C. MAKSUD & TUJUAN

Dalam pembuatan CRUD satu file ini adalah bertujuan untuk agar lebih efisiensi waktu pengerjaan dan banyaknya file dalam aplikasi.

D. ALAT & BAHAN
  • Laptop
  • Text Editor
  • Web Browser
  • Refensi
E. LANGKAH PENGERJAAN

1. Dalam pembuatan oop 1 file ini , hanyalah kita melempar lempar Metode POST dan GET dalam 1 file .

2. DI bawah ini merupakan script saya dalam CRUD satu file menggunakan oop
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <title>Memubat crud 1 file denagn OOP</title>
    <link rel="icon" href="ci-rpl.jpg">
    <link rel="stylesheet" href="../Bootstrap/css/bootstrap.min.css">
    <link rel="stylesheet" href="../font-awesome/css/font-awesome.min.css">
    <script src="../Bootstrap/js/bootstrap.min.js"></script>
    <style type="text/css">
        body {
            font-family: Raleway;
        }
        .table-data , .th, .td {
            padding: 10px;
            border: 1px solid grey;
            border-style: solid;
            border-collapse: collapse;
        }
        .tabel-form , th , td {
            border: 0px;
            padding: 7px;
            border-style: solid;
            border-collapse: collapse;
        }
        h2 {
            color: #000;
            margin-bottom: 1px;
        }
    </style>
</head>
<body>
<h2><center>Membuat CRUD 1 File dengan OOP | <a href="http://muhfajarshodiq.blogspot.co.id/">muhfajarshodiq.blogspot.com</a></center></h2>
<br><br>
<?php 

$koneksi = mysqli_connect("localhost","root","fajarshodiq24","db_buku");

function tambah($koneksi){
    if(isset($_POST['btn_simpan'])){
        $id = time();
        $judul = $_POST['judul'];
        $pengarang = $_POST['pengarang'];
        $penerbit = $_POST['penerbit'];

        if(!empty($judul) && !empty($pengarang) && !empty($penerbit)){
            $sql = "INSERT INTO buku (id, judul, pengarang, penerbit) VALUES ('$id','$judul','$pengarang','$penerbit')";
            $simpan = mysqli_query($koneksi, $sql);
            if($simpan && isset($_GET['aksi']) ){
                if($_GET['aksi'] == 'create'){
                    header('Location: index.php');
                }
            }
        }else{
            $pesan = "<p style='color: red'>Tidak dapat menyimpan atau data belum lengkap!</p>";
        }
    }

?>
<center>
<form action="" method="post" class="form-group">
<h3 style="margin-top:1px;  ">Tambah Data</h3>
    <table class="tabel-form" border="0">
    <tr>
        <td></td>
        <td><input type="hidden" name="id"></td>
    </tr>
    <tr>
        <td> Judul Buku </td>
        <td><input type="text" name="judul"></td>
    </tr>
    <tr>
        <td> Pengarang Buku </td>
        <td><input type="text" name="pengarang"></td>
    </tr>
    <tr>
        <td> Penerbit Buku</td>
        <td><input type="text" name="penerbit"></td>
    </tr>
    <tr>
    <td colspan="2">
    <center>
        <button type="submit" name="btn_simpan" class="btn btn-success"><i class="fa fa-save"></i> Simpan</button>
        <button type="reset" class="btn btn-danger"><i class="fa fa-reply-all"></i> Bersihkan</button>
    </center>   
    </td>
    </tr>
    </table>
    <p><?php echo isset($pesan) ? $pesan : "" ?></p>
</form>
</center>
<br><br>
<?php 

}


function tampil_data($koneksi){
    $sql = "SELECT * FROM buku";
    $query = mysqli_query($koneksi, $sql);

    echo"<center>";
    echo"<legend><h3 style='margin-top:0px;'>Data Buku</h3></legend>";

    echo"<table class='tabel-data' class='table-hover' class='table-bordered' border='1' >";
    echo"<tr>
        <th>Judul</th>
        <th>Pengarang</th>
        <th>Penerbit</th>
        <th>Pilihan</th>
        </tr>";
    while($data = mysqli_fetch_array($query)){

        ?>
        <tr>
            <td><?php echo $data['judul']; ?></td>
            <td><?php echo $data['pengarang']; ?></td>
            <td><?php echo $data['penerbit']; ?></td>
            <td>
                <a href="index.php?aksi=update&id=<?= $data['id']; ?>&judul=<?= $data['judul']; ?>&pengarang=<?= $data['pengarang']; ?>&penerbit=<?= $data['penerbit']; ?>" class="btn btn-warning"><i class="fa fa-edit"></i> </a>
                <a href="index.php?aksi=delete&id=<?= $data['id']; ?>" class="btn btn-danger"><i class="fa fa-trash-o"></i> </a>
            </td>
        </tr>
<?php
}
"</table>";
"</center>";
}


function ubah($koneksi){
    if(isset($_POST['btn_ubah'])){
        $id = $_POST['id'];
        $judul = $_POST['judul'];
        $pengarang = $_POST['pengarang'];
        $penerbit = $_POST['penerbit'];

        if(!empty($judul) && !empty($pengarang) && !empty($penerbit)){
            $sql_update = "UPDATE buku SET judul='$judul', pengarang='$pengarang', penerbit='$penerbit' WHERE id=$id";
            $update = mysqli_query($koneksi, $sql_update);
            if($update && isset($_GET['aksi'])){
                if($_GET['aksi'] == 'update'){
                    header('Location: index.php');
                }
            }
        }else{
            $pesan = "Data Tidak Lengkap!";
        }
    }
    if(isset($_GET['id'])){
        ?>


        <a href="index.php" class="btn btn-info"><i class="fa fa-home"></i> Home</a> &nbsp;
            <a href="index.php?aksi=create" class="btn btn-success"><i class="fa fa-plus"></i> Tambah Data</a>
            <hr>
            <center>
            <form action="" method="POST">
            <h2>Ubah data</h2>
            <table>
            <tr>
            <td></td>
                <td><input type="hidden" name="id" value="<?php echo $_GET['id'] ?>"/></td>
                </tr>
                <tr>
                <td>Judul </td>
                <td><input type="text" name="judul" value="<?php echo $_GET['judul'] ?>"/></td>
                </tr>
                <tr>
                <td>Pengarang </td>
                <td><input type="text" name="pengarang" value="<?php echo $_GET['pengarang'] ?>"/></td>
                </tr>
                <tr>
                <td>Penerbit </td>
                <td><input type="text" name="penerbit" value="<?php echo $_GET['penerbit'] ?>"/></td>
                </tr>
                <tr><td></td><td></td></tr>
                <tr>
                <td>
                    <button type="submit" name="btn_ubah" class="btn btn-success"><i class="fa fa-save"></i> Simpan Perubahan</button>
                </td>
                <td>
                <a href="index.php?aksi=delete&id=<?php echo $_GET['id'] ?>" class="btn btn-danger"><i class="fa fa-trash-o"></i>ni!</a>
                </td>
                </tr>
                </table>
                <p><?php echo isset($pesan) ? $pesan : "" ?></p>
               
            </form>
            </center>
        <?php
    }
   
}
// --- Tutup Fungsi Update
// --- Fungsi Delete
function hapus($koneksi){
    if(isset($_GET['id']) && isset($_GET['aksi'])){
        $id = $_GET['id'];
        $sql_hapus = "DELETE FROM buku WHERE id=" . $id;
        $hapus = mysqli_query($koneksi, $sql_hapus);
       
        if($hapus){
            if($_GET['aksi'] == 'delete'){
                header('Location: index.php');
            }
        }
    }
   
}
// --- Tutup Fungsi Hapus
// ===================================================================
// --- Program Utama
if (isset($_GET['aksi'])){
    switch($_GET['aksi']){
        case "create":
            echo '<a href="index.php" class="btn btn-info"> &laquo; Home</a>';
            tambah($koneksi);
            break;
        case "read":
            tampil_data($koneksi);
            break;
        case "update":
            ubah($koneksi);
            tampil_data($koneksi);
            break;
        case "delete":
            hapus($koneksi);
            break;
        default:
            echo "<h3>Aksi <i>".$_GET['aksi']."</i> tidak ada!</h3>";
            tambah($koneksi);
            tampil_data($koneksi);
    }
} else {
    tambah($koneksi);
    tampil_data($koneksi);
}
?>
</body>
</html>

3. Di bawah ini merupakan hasil dari screenshot CRUD nya.





F. KESIMPULAN.

Dalam pembuatan CRUD satu file dengan oop ini , kita harus memahami metode POST dan GET ,karna kita membuat CRUD file maka kita menaruh proses proses insert , edit , dan delete dalam satu file.

G. REFERENSI
Read More

Selasa, 14 Maret 2017

Membuat CRUD dengan OOP PDO


A. PENGERTIAN

Dalam pemrograman komputer, membuat, membaca, memperbarui dan menghapus [1] (sebagai CRUD akronim) adalah empat fungsi dasar dari penyimpanan persisten. [2] kata alternatif kadang-kadang digunakan ketika mendefinisikan empat fungsi dasar CRUD, mengambil alih-alih membaca, memodifikasi bukan pembaruan, atau menghancurkan bukan delete. CRUD juga kadang-kadang digunakan untuk menggambarkan konvensi antarmuka pengguna yang memfasilitasi melihat, mencari, dan mengubah informasi; sering menggunakan bentuk berbasis komputer dan laporan.
PHP : Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML.
PDO (PHP Data Objects) adalah adapter database relasional untuk PHP untuk menyediakan sebuah antarmuka untuk database MySQL. Ia menggantikan adaptor MySQL usang yang tidak lagi didukung dari PHP6. Dari MySQL Server 4.1.3 dianjurkan untuk menggunakan PDO atau MySQLi daripada MySQL adapter usang.

B. LATAR BELAKANG

Agar mengerti perbedaan antara menggunakan koneksi mysqli dan PDO. 

C. ALAT & BAHAN
  • Laptop
  • Web Browser
  • Text Editor
  • Referensi

D. LANGKAH PENGERJAAN

1. Buat file dengan susunan seperti di bawah ini , untuk style.css tidak wajib


2. Buat file library.php , untuk di isi dengan pembuatan class , dan juga object dan method yang akan sering di pakai dalam crud , seperti menampilkan data , delete data , update data .



3. Buat file index untuk menampilkan data , dan lihat code di bawah untuk tahu cara menampilkan data menggunakan PDO.


4. Dalam file index terjadi 2 proses , yaitu tampil dan hapus data fungsi hapus data akan berjalan bila GET['hapus'].


5. Lalu buat file tambah.php yang berisi form tambah data, yang berisi data yang akan di inputkan.


6. Di bawah ini merupakan proses tambah data.


7. Buat file edit.php , yang berisi form edit data , dan dengan metodi GET['id'] dari index.php


8. Di bawah ini dalah proses update data


E. KESIMPULAN
 
Dalam menggunakan oop dan PDO dalam penggunaan sintag terlihat lebih sedikit dan rapi , dan terlihat terstruktur.

F. REFERENSI
Read More

Senin, 06 Maret 2017

Menambahkan google search engine di Linux







A. PENGERTIAN

Mesin pencari web (bahasa Inggris: web search engine) adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, ftp, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer peladen dalam suatu jaringan. Search engine merupakan perangkat pencari informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia. Hasil pencarian umumnya ditampilkan dalam bentuk daftar yang seringkali diurutkan menurut tingkat akurasi ataupun rasio pengunjung atas suatu berkas yang disebut sebagai hits. Informasi yang menjadi target pencarian bisa terdapat dalam berbagai macam jenis berkas seperti halaman situs web, gambar, ataupun jenis-jenis berkas lainnya. 


B. LATAR BELAKANG

Karena banyak orang yang menanyakan "bagaimana cara menambah google search engine di linux mint ?"  dan orang orang banyak yang ketergantungan menggunakan google untuk pencarian mereka dari pada menggunakan search engine yang lainya , atau bawaan , yaitu yahoo.

C. MAKSUD & TUJUAN

Agar pada Linux kita tersetting default dari search enginenya adalah google dan agar dapat melakukan pencarian dengan google search engine. 

D. ALAT & BAHAN

  • OS Linux
  • Browser Mozila
  • Koneksi Internet 


E. LANGKAH PENGERJAAN

1. Buka browser Mozila kawan kawan
2. Lalu kunjungi link di bawah ini.
https://www.linuxmint.com/searchengines.php . 
3. Kemudian scroll ke bawah dan cari pada "COMMERCIAL ENGINE" dan pilih logo google.


4. Setelah memilih search engine google , lalu pada form pencari pilih "Add Google" , agar lebih jelas lihat gambar di bawah ini:


5. Setelah itu pergi ke preferences pada mozila , dan pilih pada menu search dan ganti Default Search Engine dari Yahoo menjadi Google


 6. Seperti gambar di bawah ini:

7. Selesai , coba lakukan pencarian dan lihat apa yang terjadi :)

F. KESIMPULAN

Search engine google merupakan mesin pencarian yang sudah membuat orang ketergantungan dan akhirnya terus menggunakan search engine tersebut , dan search engine google juga ternasuk search engin terbesar dan terlengkap.

G. REFERENSI 
  • https://www.linuxmint.com
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_pencari
Read More

Jumat, 03 Maret 2017

Membuat Sistem Informasi Perpustakaan Part 2 (Coding & Finishing)


Assallamuallaikum Wr Wb,.
Pada postingan kali ini saya akan melanjutkan tutorial pada postingan sebelumnya yaitu membuat Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah , jika kawan kawan belum membaca postingan sebelumnya kawan dapat membacanya , yaitu Membuat Sistem Informasi Perpustakaan Part 1 (Perancangan)



A. MAKSUD & TUJUAN

Melanjutkan pembuatan aplikasi E-Perpus yang sudah di rancang pada posingan seblumnya dan juga sudah di jelaskan pengertian dan Latar berlakang pembuatan E-Perpus ini.

D. TARGET PENGERJAAN

Target pengerjaan aplikasi ini adalah 1 minggu. (Pada proses ini , kami kerjakan selama 3 Hari)

E. ALAT & BAHAN
  • Laptop
  • Web Server
  • Web Browser
  • Text Editor
  • Referensi 
  • Bootsrap
  • Css
  • JQuery
F. LANGKAH PENGERJAAN

1. Setelah kita membuat database dan , membuat perancangan file selanjutnya adalah kita membuat file konfigurasi ke database dan membuat file yang berisi funcitons yang akan sering digunakan dalam aplikasi , sitntag dapat di lihat pada gambar di bawah ini:




2. Dalam pembuatan aplikasi ini , kami mebuat dua file yang sering di pakai pada tiap tiap data master , yaitu header.php yang berisi code untuk membuat navigasi dan file header. Dan footer.php yang berisi code footer. Untuk sintag dapat dilihat pada gambar di bawah ini :


3. Setelah selesai membuat koneksi dan functions selanjutnya adalah mulai coding untuk master master aplikasinya berbasis CRUD  yaitu  : Data Anggota, Data Buku , Data Kategori , Data Peminjaman , Form Peminjaman , Pengembalian , Print Laporan , Backup database.

4.  Pembuatan code Data anggota dan beserta form input , edit dan delete data.


5. Pembuatan code Data Buku dan beserta form input , edit dan delete data.








6. Pembuatan login.php


7. Pembuatan proses-login.php


8. Pembuatan logout.php


9. Pembuatan data pengembalian.php




Tampilan Aplikasi saat sudah jadi :

 Tampilan Login :


Tampilan Data Anggota


Backup Database


Data Buku


Tampilan Utama


Data Kategori


Print Laporan peminjaman


Print Laporan Pengembalian


 Data peminjaman :


Data Pengembalian :



G. KESIMPULAN

Dalam pembuatan aplikasi ini , kami masih menggunakan php native , kami membuat aplikasi ini karna ingin menerapkan apa yang sudah kami pelajari dan agar dapat dimanfaatkan di sekoalah.

H. REFERENSI


Read More